Sabtu, 28 Februari 2015

Upload Konser Musik Via Youtube Hasilkan Jutaan Rupiah


Hari-hari ini orang ramai membicarakan pengupload video yang mendadak jadi jutawan. Ya penghasilan mereka dari mbah google setiap bulan mencapai jutaan rupiah. Namun demikian untuk meraih penghasilan sebanyak itu butuh ketlatenan, komitmen dan juga kreatifitas yang tinggi.

Salah satu video penyumbang klik iklan GA di youtube adalah konser music. Terutama pagelaran music yang digelar oleh warga masyarakat yang mempunyai hajatan. Seperti khitanan, acara pernikahandan juga acara yang lainnya. Acara pentas music itu menjadi tontonan yang diminati di youtube.

Dari pengamatan ada satu video di youtube yang viewnya ,mencapai ratusan ribu hingga jutaan. Semakin banyak yang melihat tayangan video itu semakin banyak klik iklan yang dipasang. Oleh karena itu penayang video youtube ini berharap yang melihat semakin lama semakin naik.

Oleh karena itu tidak mengherankan jika penayang video music ini banyak yang telah merasakan manisnya GA. Padahal dari segi video musiknya hanya grup-grup daerah. Sedangkan penyanyinya juga penyanyi local saja. Sedangkan penayangnya kebanyakan adalah jasa shoting yang kreatif.

Pada awalnya niat untuk menayangkan video itu tidak mempunyai keinginan untuk mendapatkan penghasilan. Mereka itu hanya ingin membagikan video itu agar bisa dilihat orang banyak . Selain itu ia kadang menyelipkan iklan jasa shoting atau produk lain di video itu.

Namun pada akhirnya kerja keras dan kekreatifan mereka itu berbuah hasil yang luar biasanya. Meski awalnya hanya beroleh beberapa ratus dollar saja . Namun setelah berlangsung setahun ada dua tahun hasil mereka luar biasa. Satu bulan dari kiriman Western Union jika dirupiahkan adan yang mencapai puluhan juta rupiah satu bulannya.

Dari hasil penayanga video di youtube ini dari waktu ke waktu terus bertambah jutawan-jutwan baru. Meski untuk meraih hasil yang luar biasa itu mereka harus menunggu cukup lama . Selain itu mereka harus terus komitmen mengapload video apa saja yang bisa menaikkan trafik yang berimbas pada kenaikan klik GA.

Nah bagi anda yang mempunyai video-video acara music yang menarik bisa di uploud di Youtube. Caranya cukup mudah buat account di Youtube . Setelah itu uploud video sebanyak-banyaknya lalu tautkan dengan iklan GA. Jangan lupa promosikan video-video music hasil karya anda itu lewat social media yang ada seperti FB, Twitter, laman blog dan juga G+.



Semakin banyak anda mengaploud video tentunya semakin besar kesempatan anda mendapatkan dollar dari GA. Namun jangan lupa keberhasilan pengaploud video ini tidak semudah membalikkan tangan . Oleh karena perlu usaha serta do’a untuk mewujudkannya. Silakan di coba (Muin)

Contoh Video musik yang bisa hasilkan uang dari you tube :



Berguru pada Eka Lesmana Dulu Angon Bebek Kini Penghasilannya Puluhan Juta dari GA


Berbicara dunia internet memang tidak ada habisnya,apalagi jika temanya meraup ribuah dollar atau puluhan juta rupiah . Kita ngiler dibuatnya dengan penghasilan sebanyak itu. Mereka hanya duduk dikursi dan memandang layar lap top saja.

Ya itulah kenyataannya banyak jutawan baru yang lahir hanya dari memandangi layar laptop saja. Salah satunya adalah Eka Lesmana suhu penayang GA yang kini penghasilan setiap bulannya sudah puluhan juta rupiah. Sehingga dia kini merupakan suhu atau maha guru dari teman-temannya sesame penayang GA.

Dari Beground pendidikan tidaklah terlalu tinggi. Dia hanya tamatan SMP karena memang dulu dia dari ekonomi bawah. Sehingga berbagai jenis pekerjaan kasar telah ia jalani salah satunya pernah angon bebek di rumah saudaranya.

Namun demikian berkat internet penghidupan Eka Lesmana berubah tiga ratus enam puluh derajat. Dulu harus kerja keras pada orang lain dengan upah yang tidak begitu besar. Jauh dari kehidupan sekarang yang cukup mudah dalam mencari uang.

Dari puluhan website atau blog yang dikelolanya kini telah menelorkan ratusan dollar setiap bulannya. Ibarat pegawai kini ia sudah mempunyai penghasilan yang tinggi. Namun pekerjaan tidak seberat dulu. Sekarang setiap hari ia hanya memantau blog atau websitenya agar traffic tidak terjun bebas.

Untuk update blog atau website dulu ia harus berlama-lama di depan laptop menulis berbagai macam artikel yang ramah SEO . Namun setelah incomenya besar kini ia membeli artikel  dari siapa saja yang sesuai dengan keinginannya .Dengan uang yang banyak itu ia kini lebih mudah memenej blog ata websitenya.



Dengan waktu luang yang lebih banyak itu ia kini bisa memperluas usahanya tidak hanya bermain GA saja. Beberapa usaha offline mulai dirintisnya untuk terus menambah pundi-pundi rupiahnya. Selain itu kini ia mulai sering berbagi dengan sesama teman pemain GA agar sukses seperti dirinya.

Ia berpendapat kebahagiaan harus dibagikan kepada siapa saja. Sehingga dalam setiap kesempatan ia mengeshare kesuksesan dalam meraup dollar dari blog   atau website . Ia ingat ketika angon bebek dulu mencari rupiah meski kecil harus bekerja keras. Itu kini yang dialami teman-temannya yang baru belajar sebagai penayang GA.


Nah bagi agan-agan yang ingin napak tilas kesuksesan mas Eka Lesmana bisa membaca berbagai macam artikel tentang dia via mbah google. Selain itu rumus ATM ( amati ,tiru dan Manut ) harus selalu dijalankan agar kesuksesan dalam meraup dollar via GA bisa tercapai. (Muin)

Jumat, 09 Januari 2015

Pak Darto Jualan Mainan Keliling , Siapa Mau Ikut


Darto dan mainan yang dijual

Jepara – Bagi Darto warga Kosono kecamatan Kedung berjualan mainan keliling bukanlah pekerjaan pilihan. Namun karena musibah yang menerpa kini ia beralih profesi jualan mainan tradisional. Mainan itu produksi warga desa Karanganyar kecamatan Welahan . Ada kitiran , bebek-bebekan , trothokan dan engkek-engkekan.
Setiap pagi hari ia berjualan di pasar Jepara. Sedangkan jika siang ia keliling kampung di seputaran kota Jepara. Dengan mengendarai sepeda motor ia berangkat dari desa. Waktu tempuh rumahnya dengan pasar Jepara dibutuhkan waktu sekitar 30 menit.
“ Alhamdulillah meski tidak banyak ya bisa tambah-tambah untuk belanja sehari-hari. Dulu saya tukang kayu namun karena musibah terjatuh ada tulang yang retak . Dokter menyarankan tidak kerja berat “, kata Pak Darto pada kabarseputarmuria.com.
Darto mengatakan , sebelumnya ia kerja sebagai tukang kayu. Membuat berbagai macam mebeler. Meskipun tidak banyak namun penghasilannya cukup untuk kehidupan sehari-hari. Suatu ketika ia terjatuh terpeleset hendak mandi. Meskipun kejadiannya sepele namun membuat tulang tangannya retak. Kerja tukang sudah tidak mampu lagi.
“ Awalnya saya galau melihat kondisi itu. Namun saya berpikir bagaimana untuk kelangsungan kehidupan keluarga saya. Saya akhirnya dolan ke rumah saya dulu di Karanganyar. Akhirnya terpikir untuk berjualan mainan dari sana “, tukas Darto.
Pertama jualan rasanya kikuk karena tak terbiasa. Setelah berjalan beberapa hari barulah terasa nyaman berjualan mainan. Ada rasa malu awalnya karena tidak biasa berkeliling. Dulu setiap hari kerja di rumah atau merantau ke tempat jauh. Kini harus berkeliling setiap hari bertemu banyak orang .
“ Prinsip saya,  kerja yang saya lakukan ini adalah demi menghidupi keluarga. Apapun rintangannya harus saya kalahkan. Alhamdulillah sekarang saya sudah terbiasa jualan seperti ini.”,tambahnya
Dari berjualan mainan ini pak Darto mengaku sehari bisa membawa keuntungan bersih Rp 35 ribu – Rp 50 ribu. Sehingga apapun rintangannya jika badannya sehat ia selalu berangkat berjualan. Kendala yang utamnya jika jualan adalah jika hujan datang . Jalan-jalan sepi dan tidak banyak anak-anak yang keluar dari rumah. (Muin)

Pak Raki Dari Jepara Mendapatkan Uang Ajak Anak-anak Keliling Naik Kereta


 

Raki ajak jalan-jalan anak-anak

Jepara – Hidup dalam jaman yang serba modern ini orang dituntut untuk kreatif. Seperti halnya Raki (45) warga desa Dongos kecamatan Kedung kabupaten Jepara. Dengan mengajak jalan-jalan anak orang ia mendapat uang setiap harinya. Mengapa ?
Ya setiap hari dia bekerja sebagai sopir kereta mini . Dengan mengajak anak-anak keliling kampung dia mendapatkan uang. Setiap hari ia berpindah dari desa satu ke desa lainnya. Bermodal kendaraan roda tiga sewaan ia mengais rupiah setiap harinya.
“ Ya sekali naik atau sekali jalan Rp 1.000, namun ada pula yang langsung dua kali kali jalan jadinya ya Rp 2.000. Jika sekali jalan penuh hasilnya juga lumayan “, kata Raki padakabarseputarmuria.com
Raki mengatakan , setahun yang lalu dia mengoperasikan kereta mini bergambar naga. Namun karena bentuknya terlalu panjang maka menyulitkan untuk masuk kampung. Oleh karena bosnya mempunyai kereta mini roda tiga maka iapun menyewa system harian.
“ Kalau pakai kereta roda tiga ini lebih praktis cara bawanya . Masuk gang-gang sempit tidak kesulitan. Sehingga bisa menarik anak-anak untuk naik ke kereta roda tiga ini “, lanjut Raki.
Sewa kereta mini sehari taripnya Rp 75 ribu ditambah bensin sehari habis Rp 25 ribu . Jadi pengeluaran seharinya sekitar Rp 100 ribu. Dari anak-anak yang naik kereta mininya Raki mengaku sehari bisa dapat Rp 200 ribu – Rp 250 ribu. Jika dikurangi dengan pengeluaran diatas penghasilan bersih Raki antara Rp 100 ribu – Rp 150 ribu.
Dari mengoperasikan kereta mini roda tiga itu Raki mengaku bisa member belanja istrinya sehari-hari. Selain itu juga bisa membiayai anak-anaknya sekolah. Oleh karena itu setiap hari dia selalu keliling dari desa satu ke desa lainnya. Jika ada anak bergerombol iapun menghampirinya untuk diajak jalan-jalan.
“ Sekarang jalan di desa sudah mulus di betonisasi sehingga perjalanan kereta cukup lancar. Sehingga kereta bisa berjalan cepat dan kondisi keretapun awet “, tambah Raki.
Di waktu-waktu tertentu Kereta Mini Raki disewa oleh sekolan Taman Kanak-kanak atau PAUD. Mereka mengajak siswa-siswinya untuk jalan-jalan ke tempat wisata. Sehari keretanya di boking untuk mengantarkan jalan-jalan ke tempat wisata yang di tentukan.
“ Ya kadang ke pantai Kartini Jepara , kadang juga ke pantai Teluk awur Jepara. Nah kalau ini rejeki nomplok tidak usah keliling-keliling sudah ada orderan datang dan hasilnyapun lumayan “, kata Raki lagi. (Muin)

Berjualan Keliling Makanan Hasilnya Menjanjikan Silakan di Coba


 

Bang Miko Layani pelanggannya

Demak – Saat ini peluang usaha yang masih menjanjikan adalah jualan atau berdagang. Namun demikian tidak semua orang melirik usaha ini apalagi yang berpendidikan atau mempunyai ijasah. Mereka lebih senang bekerja sebagai pegawai negeri atau pegawai swasta. Padahal peluang kerja sebagai PNS cukup kecil.
Itulah yang mendorong bang Miko warga desa Kedungmutih kecamatan Wedung ini membuka usaha jualan makanan keliling. Dengan modal yang tidak begitu besar . Dia jualan makanan keliling dengan jam kerja bebas dan hasilnya cukup lumayan. Setiap hari ia keliling kampung di desanya juga desa tetangga.
“ Kalau di hitung-hitung saya kerja sebagai penjual keliling ini sudah lebih 5 tahun. Awalnya saya ikut orang menjualkan sio may orang Bandung. Namun setelah punya pelanggan sayapun kemudian membuat sendiri dan saya kelilingkan “, aku Miko yang asli Solo pada kabarseputarmuria.
Dia awalnya merantau di Semarang ikut orang Bandung jualan sio may. Ketika itu ia  belum berpengalaman sehingga perlu belajar banyak dengan teman-temannya. Selama di Semarang itu selain berjualan keliling iapun menyempatkan diri untuk melihat cara pembuatan sio may. Mulai bahan , bumbu serta cara membuatnya.
“ Nah ketika jalan-jalan ke Kudus itulah saya bertemu dengan istri saya orang Demak . Sehingga habis nikah saya pindah ke rumah istri di Demak . Mertua jualan ikan dan tetangga kerja sebagai petambak dan nelayan . Karena saya sudah punya kerja ya saya jualan makanan keliling di Demak “, ungkap Miko.
Menurut Miko ada berbagai peluang untuk jualan makanan keliling. Diantaranya sio may , Bakso bakar , sosis dan masih banyak lagi yang lain. Jualan sio may misalnya modal yang dibutuhkan kurang dari lima ratus ribu. Bahan yang dibutuhkan misalnya tahu, sayuran, telor , kentang . Sedangkan bumbunya ada bumbu dapur komplit, kacang tanah, gula merah dan kecap. Cara membuatnya cukup mudah semua bahan di rebus , sedangkan bumbu diracik seperti membuat sambal.
“ Setelah semua matang dagangan ditempatkan dalam , wadah kotak kaca . Kotak itu di tempatkan di belakang sepeda motor . Di dalamnya ada kompor dan juga tempat memasak untuk menghangatkan. Kotak bisa dipesan pada tukang kayu”, papar Miko.
Lebih mudah lagi jika berjualan bakso goreng. Kita bisa membuat adonan bakso dengan menggilingkan daging dan tepung sesuai dengan keinginan. Sampai di rumah adonan itu dibuat bulatan-bulatan bakso besar dan kecil. Bumbupun di ramu dengan bahan bahan bumbu dapur ditambah saus dan kecap. Untuk penjualan kita tinggal membakar diatas kompor dan diberi bumbu 
“ Sekarang saya jualan bakso goreng keliling. Sio May kelihatannya sudah jenuh. Nah kalau bakso goreng ini lebih mudah pembuatannya. Untungnya cukup lumayan dan kerjanya juga ringan “, tutur Miko.
Seharian jualan keliling Miko mengaku berpenghasilan Rp 60 ribu – 100 ribu setiap hari. Oleh karenanya selain untuk belanja kebutuhan di rumah ia masih bisa menyisakan penghasilan untuk di tabung. Oleh karena itu bagi yang belum mempunyai pekerjaan atau cari sambilan pekerjaan bisa melirik usaha jualan keliling ini.
“ Jika malu di desa sendiri ya coba keluar dari desa . Memang kendala yang besar pada usaha jualan keliling ini adalah rasa malu. Apalagi jika awal-awal membuka usaha pasti banyak rintangannya “, tutup Miko. (Muin)






Mengeruk Uang dari Berjualan Alat Kebersihan Keliling


 

Pak Tris dan Pembantunya

Jepara – Bagi Sutrisno warga desa Teluk Wetan kecamatan Pecangaan sekolah tinggi bukan jaminan untuk sukses dalam usaha. Oleh karena itu meski ia tidak sekolah tinggi . Berkat  ketekunannya dalam berusaha ia bisa mengantarkan putranya mengikuti sukses jejak bisnisnya. Puluhan tahun ia berjulalan keliling perabotan kebersihan dan perabotan dari plastic.
“ Ya kalau dihitung saya jualan keliling sudah hampir tiga puluh tahun. Dulu sebelum ada mobil saya pernah naik sepeda dan  juga sepeda motor. Keliling-keliling setiap hari ya hujan ya kepanasan terus jalan “, kenang pak Trisno pada kabarseputarmuria di pasar baru desa Kedungmutih.
Trisno mengisahkan, awalnya ia hanya penjual sapu kelud, sulak ,dan gas untuk mengisi korek. Dengan menggunakan sepeda motor tua iapun menyambangi pasar-pasar tradisional diseputaran Jepara. Berangkat pagi hari habis subuh dan pulangnya maghrib menjelang kadang juga larut malam. Pada waktu itu belum banyak yang membuka usaha seperti dirinya. Sehingga rezekipun mengalir deras untuk keluarganya.
“ Nah setelah beberapa tahun membuka usaha keliling itu usaha saya semakin berkembang. Selain kulakan perabotan dari para tetangga sayapun di rumah juga membuat sendiri di bantu anak-anak . Terutama sulak bulu, sulak plastic dan juga sapu ijuk maupun sapu dari kulit buah kelapa “, kata Pak Trisno.

Usaha penjualan perabotan pak Trisno semakin maju . Dari naik sepeda onthel , berganti sepeda motor dan setelah itu bisa membeli mobil tua. Dengan ider naik mobil itulah daerah pemasarn semakin berkembang . Daerah Jepara , Demak sampai dengan Kudus ia jelajahi setiap hari. Dengan dibantu anak-anaknya yang bertambah lancar.

Turunkan keahlian pada anak
“ Nah dengan mengajak anak-anak ikut ider itulah saya seperti mengajari mereka untuk berusaha jualan ini. Setiap kali ider saya ajari teknik menawarkan dagangan,mengatur dagangan dan juga menarik pembeli . Inilah pelajaran yang tidak ada di sekolah “.
Dari pengalamannya mengajak anak-anak itulah sekarang dua anaknya menuruni pekerjaannya sebagai penjual keliling seperti dirinya. Dua anaknya sudah dewasa dan keliling menjual perabotan plastic dan alat kebersihan dengan daerah pemasaran berbeda. Dua anaknya menggunakan kendaraan roda tiga ditemani satu orang pembantu setiap hari berkeliling ke pasar-pasar dan toko-toko.
“ Alhamdulillah dua anak saya berprofesi sama dengan saya. Mereka melihat bahwa usaha penjualan alat kebersihan ini masih prospektif. Saya berharap ke depan usahanya lebih maju dari saya “, kata Pak Trisno.
Selama puluhan tahun berjualan keliling sudah banyak yang didapatkan untuk keluarganya . Selain anak-anak yang tumbuh dewasa juga untuk membangun rumah dan mencukupi kebutuhan keluarga. Selain itu ia kini tidak menarik mobil tua lagi namun sudah berganti mobil baru sehingga jalannya lebih cepat dari yang dulu . (Muin)


Jaga Conter Modalnya Kejujuran


Jalil penjaga Conter


Jepara – Bekerja adalah kata-kata yang terngiang bagi remaja yang tidak lagi menempuh pendidikan atau sekolah. Beragam pekerjaan bisa ditekuni dan menghasilkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Susah dan senang pekerjaan harus dijalani, meski kadang kepanasan, kehujanan bahkan kelelahan.Semua itu dilakukan demi untuk menjalani kehidupan cerah di masa yang akan datang.
“ Terus terang saya kerja karena terbentur biaya untuk melanjutkan sekolah. Daripada nganggur di rumah tak ada kegiatan ada yang nawari kerja di conter ya saya coba “, terang Jalil (21) warga desa Kaliombo kecamatan Pecangaan pada kabarseputarmuria.
Memang ada keinginan untuk melanjutkan sekolah namun karena ketiadaan biaya mendamparkan ia bekerja sebagai penjaga konter seluler dan Foto Copy di desa Karangaji kecamatan Kedung. Dengan berbekal kejujuran iapun  menjalani pekerjaan dengan penuh kerajinan. Empat tahun sudah ia jalani pekerjaan dengan senang hati.
“ Awalnya saya dibayar per minggu 175 ribu. Namun akhir-akhir ini saya minta naikkan Rp 200 ribu perminggu pada bos. Bos setuju karena selain menjaga conter saya juga dipasrahi keuangan untuk bayar sales atau belanja barang “, aku Jalil.


Jalil mengatakan , semua hasil penjualan barang, pulsa dan jasa foto copy setiap hari dia yang pegang. Sehingga apapun yang terjadi ia bisa lakukan . Namun demikian ia tidak memanfaatkan kesempatan itu. Setiap bos datang iapun laporan kondisi keuangan dan usaha. Jika ada uang lebih kadang di bawa bos. Sisanya diserahkan kepadanya kembali untuk bayar sales dan belanja barang.
“ Jadi untuk upah  saya ngambil sendiri dari kotak ini , nanti selebihnya saya serahkan pada bos atau untuk belanja dagangan kembali. Jadi jika saya mau nakal bisa ambil uang semaunya saya. Tapi saya tak mau itu rejeki haram tidak akan berkah “, tambah Jalil.
Dari menjadi penjaga conter selama 4 tahun itu. Jalil mendapatkan banyak pelajaran . Diantaranya bagaimana melayani pelanggan, kulakan dagangan, sampai dengan mengatur keuangan conter. Pengalaman itu nantinya akan dipraktekkan untuk membuka usaha sendiri. Jika modalnya cukup untuk buka conter ia berencana untuk pamitan dengan bosnya.
“ Ya rencananya kalau memang udah ada modal ingin buka conter sendiri pak. Namun sekarang belum cukup ya terus kerja disini menunggu tabungan lebih banyak lagi. Toh sayapun masih kerasan kerja disini karena bos seperti keluarga sendiri “, kata Jalil mengakhiri perbincangan. (Muin)